BPR BUana Artha Lestari: Sebidang tanah dan Bangunan sesuai SHM No.2415 luas +/- 1021 m2 di Desa Kragilan, Kec. Mojosongo, Kab. Boyolali


Nilai Limit:

Rp. 876.600.000
Cara Penawaran Closed Bidding
Jaminan Rp. 219.150.000
Batas Akhir Jaminan 8 Juli 2020
Batas Akhir Penawaran 9 Juli 2020 jam 11:30 WIB
Penyelenggara KPKNL Surakarta
Kode Lot Lelang DNUOPT
Pemohon Lelang : PT BPR Buana Artha Lestari

Jenis Lelang : Eksekusi Pasal 6 UUHT

Obyek yang dilelang : 1 (satu) bidang tanah dan Bangunan berikut segala sesuatu yang berdiri diatasaya sesuai SHM No.2415 luas +/- 1021 m2 terletakdi Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah an. Sarwono Edi Wibowo

Pemenang lelang harus melunasi harga pembelian dan bea lelang sebesar 2 % paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Jika tidak melunasi sampai batas waktu yang ditentukan maka penunjukkannya sebagai pemenang dibatalkan dan uang jaminan disetorkan ke Kas Negara.

Informasi penyetoran dan pengembalian uang jaminan lelang :
1. Jumlah/nominal yang disetorkan harus sama dengan uang jaminan yang disyaratkan penjual dalam pengumuman lelang ini, dan disetorkan sekaligus (bukan dicicil).
2. Setoran uang jaminan lelang harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambat-lambatnya 1 (satu) hari kalender sebelum pelaksanaan lelang. (core system PT. BRI (Persero) end off day pukul 21.59 WIB).
3. Uang jaminan lelang disetorkan ke nomor Virtual Account (VA) masing-masing peserta lelang.
4. Pengembalian uang jaminan lelang kepada peserta lelang yang tidak ditetapkan sebagai pemenang lelang paling lambat 1 (satu) hari kerja sejak pelaksanaan lelang melalui pemindahbukuan ke rekening yang telah didaftarkan peserta lelang.
5. Ketentuan waktu pengembalian uang jaminan penawaran lelang sebagaimana dimaksud pada no. 4 tidak berlaku dalam hal terdapat kesalahan pendaftaran nomor dan nama rekening oleh peserta lelang atau keterlambatan pengembalian karena mekanisme perbankan.
6. Pengembalian uang jaminan ke rekening selain dari PT. BRI (Persero) Tbk dikenakan biaya administrasi sesuai ketentuan masing-masing bank yang langsung dipotong dari uang jaminan yang disetorkan.
7. Segala biaya yang timbul sebagai akibat transaksi perbankan sepenuhnya menjadi tanggung jawab peserta lelang.

Informasi / Keterangan lainnya:
1. Obyek dilelang dalam kondisi apa adanya (as is) dengan segala cacat/resiko/kekekurangan fisik dan non fisik dan kewajiban yang timbul dari transaksi lelang dan/atau kepemilikan atas objek Lelang dimaksud maupun konsekuensi biaya tertunggak atas obyek lelang (pajak PBB dll).
2. Peserta lelang yang sudah menyetor uang jaminan dianggap sudah mengetahui objek lelang yang telah ditawar olehnya.
3. Penawar/Pembeli tidak berhak untuk menolak atau menarik diri kembali setelah pembelian disahkan dan melepaskan segala hak untuk meminta kerugian atas sesuatu apapun juga.
4. Pembeli dikenakan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar 5% (lima persen), dan/atau pajak-pajak lain yang relevan dengan Objek Lelang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
5. Apabila tanah dan/atau bangunan tersebut dalam keadaan berpenghuni, maka untuk pengosongan bangunan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pembeli dan berdasarkan ketentuan yang termuat dalam pasal 200 HIR ayat 11 dapat meminta bantuan Pengadilan setempat untuk pengosongannya.
6. Kebenaran data terkait lelang sebagaimana dimaksud seperti obyek yang dilelang baik lokasi, luas tanah, jenis hak atas tanah, ada tidaknya bangunan, gambar/foto terbaru barang yang dilelang, nilai limit, jaminan penawaran lelang dan jangka waktu pengajuan penawaran lelang merupakan tanggung jawab penjual.
7. Karena satu dan lain hal pihak penjual dan / atau Pejabat Lelang dapat melakukan pembatalan/penundaan lelang terhadap obyek lelang di atas, dan pihak-pihak yang berkepentingan / peminat tidak dapat melakukan tuntutan / keberatan dalam bentuk apapun terhadap penjual dan/atau Pejabat Lelang, KPKNL, Kanwil DJKN dan Kantor Pusat DJKN.
8. Pastikan data yang anda sampaikan dan transaksi perbankan yang anda laksanakan sudah benar/tepat. Ketidakbenaran data dan transaksi perbankan dapat membuat anda tidak bisa menjadi peserta lelang. 9. Peserta lelang dapat melihat barang yang dilelang sejak pengumuman terbit.
10. Informasi lebih lanjut dapat dilihat pada Pengumuman Lelang. Jika terdapat perbedaan antara data yang ditayangkan pada aplikasi ini dengan deskripsi pada Pengumuman Lelang maka berlaku deskripsi pada Pengumuman Lelang
11. Untuk keterangan lebih lanjut mengenai objek lelang dapat menghubungi PT BPR Buana Artha Lestari Telp. (0271) 738988 atau KPKNL Surakarta Telp. (0271) 723644 untuk informasi teknis pelaksanaan lelang
Tidak ada data lampiran.
Belum ada data.
KPKNL Surakarta menggunakan rekening Bank Rakyat Indonesia (persero)
Jl. Ki Mangunsarkoro No. 141 Surakarta - 57136
(0271) 723644